pkwu kel.3
Nama : Nadya Soraya Balqist
Kelas : F2-6
• Pertanyaan dari Kelompok 3
1. Apa yang menjadi pembeda antara kerajinan pada peradaban yunani dan romawi dengan peradaban mesir kuno?
= Kerajinan Yunani dan Romawi:
- Lebih menekankan pada realisme dan keindahan bentuk manusia
- Seni patung dan arsitektur sangat berkembang
- Tema-tema mitologi dan kehidupan sehari-hari lebih dominan
- Penggunaan berbagai material seperti marmer, perunggu, dan terakota
Kerajinan Mesir Kuno:
- Lebih berfokus pada simbolisme dan kehidupan setelah kematian
- Seni hieroglif dan lukisan dinding makam sangat menonjol
- Tema-tema keagamaan dan kekuasaan firaun lebih dominan
- Penggunaan batu, emas, dan kayu lebih umum
2. Faktor pendorong apa yang menjadi pendukung perkembangan kerajinan lokal tiongkok
= - Dukungan kuat dari kekaisaran dan bangsawan
- Tradisi dan filosofi yang mengutamakan keindahan dan keseimbangan
- Kemajuan teknologi seperti pembuatan porselen dan sutra
- Perdagangan Jalur Sutra yang memperkenalkan kerajinan Tiongkok ke dunia luar
- Ketersediaan bahan baku alam yang melimpah
- Sistem pendidikan dan pelatihan kerajinan yang mapan
3. Jelaskan perkembangan kerajinan masa prasejarah dan sebutkan produk kesenian yang muncul pada masa dan zaman tersebut.
= Kerajinan masa prasejarah mengalami perkembangan yang signifikan seiring berjalannya waktu, mencerminkan kemajuan teknologi dan budaya masyarakat prasejarah. Berikut adalah beberapa tahap perkembangan kerajinan di masa prasejarah:
Zaman Paleolitik (Sekitar 2,5 juta – 10.000 SM):
Batu: Pada periode ini, manusia prasejarah mulai membuat alat-alat dari batu. Alat-alat ini, seperti kapak, mata panah, dan pisau, dibuat dengan cara menatah atau memecahkan batu untuk menciptakan tepi yang tajam.
Tulang dan Kayu: Selain batu, mereka juga menggunakan tulang dan kayu untuk membuat alat dan senjata. Kerajinan ini lebih sederhana, dan penggunaannya terbatas pada keperluan sehari-hari.
Zaman Mesolitik (Sekitar 10.000 – 6.000 SM):
Peralihan dan Inovasi: Selama periode ini, masyarakat mulai beralih dari kehidupan berburu dan meramu ke cara hidup yang lebih menetap. Mereka mulai membuat alat-alat yang lebih halus dan spesifik, termasuk alat-alat kecil untuk menangkap ikan dan berburu.
Seni dan Ornamen: Kemunculan seni batu dan ornamen dari cangkang atau tulang menunjukkan awal dari kerajinan estetika.
Zaman Neolitik (Sekitar 6.000 – 3.000 SM):
Kerajinan Tembikar: Periode ini ditandai dengan pengembangan tembikar. Teknik pembuatan tembikar yang lebih canggih dan dekorasi pada tembikar menunjukkan kemajuan dalam keterampilan kerajinan.
Teknik Pengolahan Logam: Mulai muncul teknik dasar pengolahan logam seperti tembaga, yang digunakan untuk membuat alat dan perhiasan.
Tekstil dan Anyaman: Masyarakat Neolitik juga mulai mengembangkan teknik tekstil dan anyaman dari serat tanaman dan bulu binatang.
Zaman Logam (Sekitar 3.000 SM – 1.000 SM):
Pengenalan Logam: Dalam periode ini, logam mulai mendominasi pembuatan alat dan perhiasan. Teknik peleburan dan pencetakan logam seperti tembaga, perunggu, dan akhirnya besi menjadi lebih maju.
Kerajinan Perhiasan: Penggunaan logam untuk perhiasan menjadi lebih umum, termasuk cincin, gelang, dan kalung dengan desain yang lebih kompleks.
Comments
Post a Comment